Iklan oleh Google

Success Story - Bill Gates

Siapa sih yang ga kenal bapak yang satu ini ... BILL GATES......

baca deh ......


Jika mendengar nama ini, orang akan langsung ingat dua hal, yakni Microsoft dan kekayaan. Yah, memang tak bisa dimungkiri, orang mengenal Bill Gates sebagai pendiri perusahaan piranti lunak terbesar di dunia. Selain itu, kekayaan yang diperolehnya dari perusahaan itu telah membuatnya jadi orang terkaya di dunia beberapa tahun berturut-turut, tanpa pernah tergeser ke posisi kedua sekalipun. Konon, kekayaannya mencapai 71% nilai anggaran belanja negara kita, yakni lebih dari Rp500 triliun. Sungguh fantastis!

Tapi, semua itu tentu melalui proses panjang. Semua berawal dari impian Bill Gates saat masih muda. Ketika itu, sekitar tahun 70-an, ia yang hobi mengutak-atik program komputer memimpikan bisa menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan pada masa itu. Sebab, pada tahun itu komputer masih berukuran sangat besar dan hanya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu saja.

Kelahiran Seattle dari pasangan seorang pengacara dan pegawai bank ini memang terkenal cukup ambisius. Pada saat masih sekolah dasar, semangatnya yang cenderung menyulitkannya dalam pergaulan membuat orang tuanya memindahkan sekolahnya ke sekolah unggulan khusus laki-laki di Lakeside School. Di sekolah itulah ia pertama kali berkenalan dengan dunia yang mengantarkan pada bakatnya di bidang pemrograman. Saat itu ia mengenal mesin teletype, semacam mesin ketik yang bisa diberi program sederhana. Dari mesin itu, kemudian dia mulai menguasai dengan baik bahasa pemrograman BASIC. Ia pun lantas bertemu dengan komunitas penggemar program dan sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menekuni hobi tersebut.

Ayah tiga anak ini kemudian mengembangkan bakatnya saat kuliah di Universitas Harvard. Namun, saat kuliah di universitas elit di Amerika itu, lagi-lagi ambisi Bill Gates membuatnya lebih memilih untuk mewujudkan impiannya, dibandingkan harus menyelesaikan studi. Ia memilih drop out dan berkomitmen kuat untuk mewujudkan ambisinya.

Komitmen itu diwujudkan dengan ketekunan, ketelatenan, dan keuletan, sehingga pelan tapi pasti hobinya membuat program telah menjadi bisnis yang kian menguntungkan. Ia kemudian juga bertemu dengan Paul Allen, rekan yang kemudian turut membantunya mewujudkan impian menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Duet mereka banyak menghasilnya program-program unggulan, salah satunya MS-DOS yang kemudian banyak dipakai sebagai software di berbagai komputer.

Berbagai inovasi tak henti dilakukannya. Hasilnya? Seperti yang dilihat banyak orang saat ini. Impian Bill Gates telah menjadi nyata. Hampir setiap rumah, kini mempunyai komputer. Dan, hebatnya, sistem operasinya kebanyakan menggunakan produk Microsoft. Inilah yang membuat pundi-pundinya terus mengembang.

Kini, dengan kekayaannya tersebut, Bill Gates dan istrinya, Melinda, kemudian mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan bentukan Gates ini digunakan untuk berbagai kegiatan sosial. Mulai dari menyalurkan beasiswa kepada kaum minoritas, berperang melawan penyakit seperti AIDS dan berbagai penyakit lainnya, hingga memerangi kelaparan dan kemiskinan. Tak tanggung-tanggung, pasangan suami istri ini menyumbangkan lebih dari US$ 5 miliar untuk kepentingan yayasan ini. Sebuah sumbangan terbesar di dunia yang pernah diberikan pada sebuah yayasan sosial.


Sebuah impian, jika disertai dengan keyakinan kuat dan kerja keras, serta dilandasi komitmen perjuangan tanpa henti, akan memberi hasil yang gemilang. Bill Gates adalah bukti nyata bahwa impiannya yang pernah dianggap mustahil, kini mampu diwujudkannya. Nilai keyakinan dan perjuangan inilah yang bisa kita contoh dalam kehidupan kita. Selain itu, kepedulian Bill Gates untuk berbagi juga bisa dijadikan teladan bahwa sukses akan lebih berarti jika kita bisa saling berbagi.


kapan ya.... mereka seperti diriku .......


sumber :andriewongso.com

Sepatu Yang aneh .......





klo udah ada yang pake .. kasi comment dong ..

Success Story - Warren Buffet , Pialang Saham

Kesuksesan ialah kegagalan yang tertunda .... benar kah itu .. ?? ato sebalik nya??
lihat uraian berikut ini .... semoga bisa memberikan sedikit penjelasan



Bila Anda salah satu orang yang gemar bermain saham, pastilah mengenal satu nama yang sudah sangat terkenal di kalangan pialang saham dunia. Namanya bahkan dianggap legenda dan telah menjadi mahaguru di dunia saham. Yah, dialah Warren Buffet. Saking sudah melegenda, pria kelahiran Omaha, Nebraska Amerika ini dijuluki "Sage of Omaha" atau " Oracle of Omaha" alias seorang peramal dari Omaha. Pria yang sudah berusia 70 tahun lebih ini dianggap sebagai orang yang bisa memprediksikan saham apa saja yang naik, dan saham apa saja yang turun. Kapan harus mengambil, atau kapan harus menjual, semuanya seolah sudah ada dalam "pengetahuannya". Karena itu, apa yang dikatakan tentang dunia saham, akan selalu diikuti oleh banyak orang.

Tapi, tahukah Anda bahwa Warren Buffet selain dikenal sebagai investor dan pebisnis ulung, juga dikenal sebagai seorang filantrofis sejati? Seorang filantrofis adalah dermawan yang memberikan sebagian penghasilannya untuk kepentingan sosial. Dalam hal ini, Warren benar-benar menjadi seorang yang sangat peduli pada hal-hal yang berbau sosial. Tak tanggung-tanggung, ia mendermakan uang yang tercatat sebagai sumbangan terbesar dalam sejarah, yakni senilai 30 miliar dolar Amerika, kepada Yayasan Bill and Melinda Gates. Ini setara dengan sekitar 80 persenan kekayaan yang dimilikinya saat ini. Dengan sumbangan sebesar itu, bisa dikatakan ia hanya mewariskan sedikit bagian kekayaannya pada ketiga anaknya kelak. Dalam hal ini, Warren mempunyai sebuah ungkapan bijak, "Saya memberikan bagian yang cukup kepada anak-anak saya sehingga mereka merasa bisa melakukan apa saja, namun saya tidak memberikan lebih sehingga mereka merasa tidak harus melakukan sesuatu (untuk mendapatkan yang diinginkannya)."

Inilah bentuk pendidikan kemandirian yang dicontohkan Warren pada kita semua. Yakni, jangan sampai memanjakan anak meski kita hidup berlebihan. Sebab, anak-anak pun sebenarnya punya tanggung jawab masing-masing untuk kehidupannya kelak. Dan, mungkin memang hal ini juga yang pernah ditekankan ayah Warren, Howard Buffet, yang juga seorang pialang saham. Karena itu, sejak usia belasan tahun, Warren yang dikenal sangat cerdas di bidang matematika, sudah mulai mencoba mandiri dengan bermain saham. Kala itu, ia membeli saham Cities Services seharga 38.25 dolar per saham. Dan, ia segera menjualnya saat saham itu naik menjadi 40 dolar. Sebuah keuntungan yang lumayan besar baginya saat itu. Tapi, ia kemudian merasa menyesal, karena dalam setahun, saham itu sebenarnya mampu mencapai nilai 200 dolar. Maka, sejak saat itulah, ia mendapat pelajaran, bahwa bermain saham harus panjang jangka waktunya. Hal ini pulalah yang dipegang saat ia menjadi raja saham dan membeli Berkshire Hathaway, sebuah unit usaha yang kini telah berhasil dikembangkannya hingga punya anak usaha lebih dari 60 jenis usaha!

Meski kini diklaim sebagai orang terkaya ketiga dunia (Forbes 2007), Warren selalu menekankan pola hidup yang sederhana. Bahkan, sangat sederhana. Betapa tidak. Ia hidup bersahaja dengan hanya tinggal di rumah yang nilainya cuma 31 ribu dolar yang hanya memiliki tiga kamar tidur. Padahal, jika ia mau, dengan kekayaannya Warren bisa membeli beberapa istana sekaligus.

Tak hanya itu. Sampai kini ia pun masih sering menyetir sendiri mobilnya. Bahkan, ketika harus bepergian, ia tidak menggunakan pesawat jet pribadi layaknya konglomerat lain. Padahal, ia memiliki perusahaan rental pesawat jet pribadi sebagai salah satu unit bisnisnya. Selain menerapkan pola hidup sederhana, ia pun menerapkan manajemen yang sangat bersahaja untuk semua bisnisnya. Ia memberi kepercayaan penuh pada semua manajer perusahaannya. Ia hanya menulis sebuah surat setahun sekali ke CEO dari perusahaan-perusahaan tersebut. Isinya tentang tujuan yang harus dicapai oleh perusahaan-perusahaan tersebut. Ia memberi dua perintah kepada CEO-nya. Peraturan pertama : Jangan sampai merugikan uang pemilik saham. Peraturan kedua: Jangan lupa peraturan nomor satu. Hasilnya? Tidak diragukan lagi. Seperti yang dilihat banyak orang, kekayaannya mencapai 52 miliar dolar lebih. Tapi, itu semua tak menyilaukannya. Ia justru asyik berderma dengan tanpa berusaha memamerkan kekayaannya.

Apa yang dilakukan Warren Buffet memang tak bisa diragukan lagi. Dirinya sudah menjadi legenda yang dihormati sebagai pengusaha bidang saham dan aneka bisnis lainnya. Namun, satu hal yang harus kita contoh, yaitu sikap sederhana dan kedermawanannya. Ia merasa, bahwa apa yang diraihnya akan lebih berguna jika disumbangkan untuk orang-orang yang membutuhkan. Semangat dan keteladanan inilah yang patut kita contoh agar sukses yang kita raih benar-benar dapat memberi manfaat bukan hanya pada diri kita, namun juga bagi orang di sekitar kita.




Sumber: Andriewongso.com

Steve Jobs - Kekuatan Kesederhanaan Dan Visi Jauh Ke Depan

Ini ada success Story yang di dapat dari internet

Semoga bisa jadi Alasan agar kita ingin lebih maju lagi

Anda pasti mengenal produk Mac, iPod, dan yang terakhir iPhone. Ketiga produk itu adalah brand yang sangat terkenal dari perusahaan Apple Inc. Bahkan, Apple saat ini dianggap sebagai salah satu perusahaan paling berpengaruh dalam perkembangan teknologi dunia. Lantas, apa sebenarnya kunci sukses dari Apple dalam menciptakan inovasi teknologi tersebut?

Adalah sosok Steve Jobs, sang pendiri Apple lah yang memiliki visi jauh ke depan sehingga membuat Apple menjadi perusahaan yang sangat disegani hingga kini. Namun, jika menengok kisah Steve, kita sebenarnya bisa melihat betapa ia adalah sosok pengagum kesederhanaan dan keindahan. Inilah dua kunci dasar - selain visinya ke depan - yang membuat Apple berhasil mematahkan dominasi Microsoftnya Bill Gates.

Bagi Anda yang sudah akrab dengan beberapa produk Apple, pasti segera tahu betapa produk Apple sangat sederhana dan user friendly. Namun, meski sederhana, bentuknya sangat elegan. Inilah yang membuat Apple selalu punya penggemar fanatik. Tentu, hal ini tak bisa lepas dari sentuhan tangan dingin sang pendiri, Steve Jobs.

Steve Jobs lahir pada 24 Februari 1955 dari seorang ibu berkebangsaan Amerika, Joanne Carole Schieble, dan ayah berkebangsaan Syria, Abdulfattah "John" Jandali. Namun, saat dilahirkan, ia segera diadopsi oleh pasangan Paul dan Clara Jobs. Sejak kecil, Jobs sudah menunjukkan ketertarikannya pada peranti elektronik. Bahkan, dia pernah menelepon William Hewlett - presiden Hewlett Packard - untuk meminta beberapa komponen elektronik untuk tugas sekolah. Hal itu justru membuatnya ditawari bekerja sambilan selama libur musim panas. Di Hewlett-Packard Company inilah ia bertemu dengan Steve Wozniak, yang jadi partnernya mendirikan Apple.

IQ-nya yang tinggi membuat Steve ikut kelas percepatan. Tapi, ia sering diskors gara-gara tingkahnya yang nakal - meledakkan mercon hingga melepas ular di kelas. Di usianya yang ke-17, ia kuliah di Reed College, Portland, Oregon. Namun, ia drop out setelah satu semester. Meski begitu, ia tetap mengikuti kelas kaligrafi di universitas tersebut. Hal itulah yang membuatnya sangat mencintai keindahan.

Tahun 1974 ia kembali ke California. Ia bekerja di perusahaan game Atari bersama Steve Wozniak. Suatu ketika, Steve Jobs tertarik pada komputer desain Wozniak. Ia pun membujuk Wozniak untuk mendirikan perusahaan komputer. Dan, sejak itulah, tepatnya 1 April 1976, di usinya yang ke-21, Steve mendirikan Apple Computer. Singkat cerita, kisah sukses segera menjadi bagian hidupnya bersama Apple.

Namun, saat perusahaan itu berkembang, dewan direksi Apple justru memecat Steve karena dianggap terlalu ambisius. Sebuah pemecatan dari perusahaan yang didirikannya sendiri. Meski sempat merasa down, karena kecintaannya pada teknologi, ia pun segera bangkit. Steve mendirikan NeXT Computer. Tak lama, ia pun membeli perusahaan film animasi Pixar. Dari kedua perusahaan itulah namanya kembali berkibar. Hal ini bertolak belakang dengan apa yang terjadi pada Apple. Perusahaan itu justru di ambang kebangkrutan.

Saat itulah, Steve kembali ke Apple, hasil dari akuisisi Apple terhadap NeXT. Banyak orang yang meramalkan Steve tak kan lagi mampu mengangkat Apple. Steve menanggapinya dengan dingin. "Saya yakin bahwa satu hal yang bisa membuat saya bertahan adalah bahwa saya mencintai apa yang saya lakukan. Kita harus mencari apa yang sebenarnya kita cintai. Dan adalah benar bahwa pekerjaan kita adalah kekasih kita. Pekerjaan kita akan mengisi sebagian besar hidup kita. Dan satu-satunya jalan untuk bisa mencapai kepuasan sejati adalah melakukan apa yang kita yakini," sebut Steve.

Kecintaan inilah yang mengantarkan Steve kembali mengorbitkan Apple ke jajaran elit produsen alat teknologi papan atas. iPod dan iPhone saat ini menjadi produk yang sangat laris di pasaran. Visinya ke depan juga membuat iTunes, sukses jadi toko musik digital paling sukses di dunia. Ia menjawab keraguan orang dengan kerja nyata dan hasil gemilang. Bentuk indah, elegan, sederhana, namun powerful, menjadi ciri khas produk Apple hingga saat ini.

Kecintaan kita pada apa yang kita lakukan akan menjadi jalan kita menuju kesuksesan. Hal itulah yang dibuktikan oleh sosok Steve Jobs. Bahkan, meski ia sempat terpuruk dan "diusir" dari perusahaannya sendiri, kecintaannya pada teknologi membuatnya kembali. Inilah bukti nyata bahwa jika kita mencintai pekerjaan kita dengan sepenuh hati, hasil yang dicapai pun akan jauh lebih maksimal.





sumber :andriewongso.com

MENJADI PRIBADI YANG TANGGUH

Seperti apa sih Pribadi yang tangguh, ini ada artikel yang bagus utk gambarin hal itu ....

Diadaptasi dari majalah INITISARI edisi Maret 2001

Baik buruknya kehidupan kita ternyata sangat ditentukan oleh pikiran. Kendalikan pikiran ke arah positif, maka kita tidak menjadi sosok emosional melainkan faktual. Hidup kita akan bahagia, percaya diri, optimis, dan penuh gairah. Pikiran merupakan kekuatan paling menakjubkan yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Dengan kekuatan pikiran, manusia melahirkan ilmu-ilmu pengetahuan, membangun harapan-harapan baru, dan membuat mimpi-mimpi menjadi kenyataan. Bahkan, dengan kekuatan pikiran, kualitas hidup seseorang bisa ditentukan.

Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada “hati” untuk menentukan suasana yang diinginkan. Pikiran kita akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, instruksi agar kita menyesal atau sedih karena habis bertengkar.

Bila pengaruh pikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita orang faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan fakta. Tetapi bila pengaruh pikiran sangat lemah terhadap perasaan kita, maka kita termasuk orang sensitif.

Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Soalnya, pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam di otak secara lebih mendetil sebelum dimasukkan ke “hati”. Sebaliknya, orang sensitif akan cenderung emosional, karena biasanya pada saat merespons realitas yang tengah dihadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang terekam di otak, akan tetapi langsung memasukkannya ke dalam “hati” apa adanya. Ia mengolah informasi dengan perasaannya.

Proses itulah yang menyebabkan orang faktual cenderung tenang, penuh perhitungan, dan mampu mengendalikan diri. Sebaliknya, orang sensitif cenderung cepat gelisah, tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, tidak sabar, dan sukar mengendalikan diri.

Dengan pengoptimalan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga kehidupan ke arah yang kita inginkan. Dengan pikiran kita dapat mengubah perasaan sedih menjadi perasaan senang, takut menjadi berani, minder menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh gairah. Maka tidak salah bila seorang filsuf, Marcus Aurelius, memiliki pandangan bahwa “Hidup kita ditentukan oleh pikiran”.

Kalau berpikir tentang hal-hal menyenangkan, maka kita akan menjadi senang. Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, kita akan sedih. Stanley R. Welty, Presiden Wooster Brush Company, berpendapat, “Pada saat keluar rumah di pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi baik atau buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran kita. Dapat tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara kita berpikir.”

Kalau merasa kantung kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Tapi bila kita bangun pagi, memandang keluar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai hari baik. Bagaimana pun cuaca hari itu, bagaimana pun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan kehidupan kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.

Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.

Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau kesal. Namun jangan larutkan diri di dalamnya. Jangan biarkan masalah apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif yang bisa dilakukan. Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh. Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita. Dan yang lebih penting, hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan.





sumber : utomoparwito.com
semoga bermanfaat

Gaya Hidup Orang Kaya

Berikut ini artikel yang bisa ngingetin kita ... tentang .... diri kita sendiri ....lebih dalam lagi ...


Gaya Hidup Orang Kaya

Ada 1 lembaga penelitian sekuler di USA yg meneliti tentang orang-orang bahagia. Karena ini lembaga sekuler, ukuran bahagia pertama adalah banyaknya uang, maka lembaga tersebut mensurvey orang-orang kaya (milyuner) dengan sample awal sebanyak lebih dari 200 ribu orang milyuner. Dari 200 ribu itu disaring kadar bahagianya berdasarkan berbagai parameter termasuk keluarga tersebut. Hasil saringan terakhir ada sekitar 200 orang yang dianggap sangat bahagia, karena selain kaya, bisnisnya luar biasa, menikmati hidup dan keluarganya baik-baik.

Hasil survey tersebut ditulis dalam buku karangan Thomas Stanley berjudul “The Millionaire Mind” Orang-orang kaya tersebut rata-rata sudah berumur, mereka adalah orang kaya dalam 1 generasi, artinya bukan kaya warisan, tapi kaya dengan modal zero, alias kerja sendiri. Kemudian orang-orang ini diwawancara satu per satu secara detail, dan jika disimpulkan gaya hidup orang-orang tersebut, terangkum menjadi 10 gaya hidup yaitu :

1. Orang-orang tersebut memiliki gaya hidup hemat
Artinya: Mereka penuh pertimbangan dalam memanfaatkan uang mereka. Untuk beli sesuatu, pikir-pikir dulu sekitar 20 kali, tipe orang yang tanya sama Tuhan tentang segala sesuatu pengeluaran. Mereka tidak diperbudak mode, meskipun tidak kuno, tapi modis. Mereka tahu dimana beli barang bagus tapi murah.

2. Orang-orang tersebut selalu hidup di bawah income yang mereka peroleh mereka, tidak hidup gali lobang tutup lobang alias anti ngutang.

3. Sangat loyal terhadap pasangan - tidak cerai dan setia !

4. Selalu lolos dari prahara baik dalam keluarga / bisnis (di USA sering resesi ekonomi, mereka selalu lolos).
Setelah ditanya apa kunci lolosnya, jawabannya: “Overcoming worry and fear with The Bible and pray, with faith to God. We have God and His word”

5. Cara berpikir mereka berbeda dalam segala segi dengan orang-orang kebanyakan
Contoh: Kita kalau ke Mall, selalu mikir abisin duit, mereka malah survey mencari bisnis apa yang paling laku di Mall. They think differently from the crowd. Mereka “man of production” bukan “man of consumption”

6. Ketika ditanya kunci suksesnya;
a. Punya integritas = omongan dan janji bisa dipegang dan dipercaya.
b. Disiplin = tidak mudah dipengaruhi, dalam segala hal, termasuk disiplin dalam hal makanan, mereka orang yang tidak sembarangan konsumsi makanan. Tidak serakah.
c. Selalu mengembangkan social skill = cara bergaul, belajar getting along with people, belajar leadership, menjual ide, mereka orang yang meng-upgrade dirinya, tidak malas belajar.
d. Punya pasangan yg support, selalu mendukung dalam keadaan enak/tidak enak. Menurut mereka, integrity dimulai di rumah, kalau seorang suami/istri tidak bisa dipercaya di rumah, pasti tidak bisa dipercaya diluar.

7. Pembagian waktu/aktivitas
Paling banyak untuk hal-hal berikut:
a. Mengajak anak dan cucu sport/olahraga, alasannya: dengan olahraga bisa meningkatkan fighting spirit yang penting untuk pertandingan rohani untuk menang sebagai orang beriman, untuk bisa sportif (menerima kenyataan, tetapi dengan semangat untuk memperbaiki dan menang).
b. Banyak memikirkan tentang investment.
c. Banyak waktu berdoa, mencari hadirat Allah, mempelajari kitab suci. Ini menjadi lifestyle mereka sejak muda.
d. Attending religious activities.
e. Sosializing with children and grand child.
f. Entertaining with friends, maksudnya bergaul, membina hubungan.

8. Have a strong religious faith, dan menurut mereka ini kunci sukses mereka.

9. Religious millionaire.
Mereka tidak pernah memaksakan suatu jumlah aset sama Tuhan, tapi mereka belajar mendengarkan suara Tuhan, berapa jumlah aset yang Tuhan inginkan buat mereka. Minta guidance untuk bisnis. Mereka bukan type menelan semua tawaran bisnis yang disodorkan kepada mereka, tapi tanya Tuhan dulu untuk mengambil keputusan.

10. Ketika ditanya tentang siapa mentor mereka, jawabannya adalah TUHAN.



sumber :utomoparwito.com

semoga bermanfaat

Tukang Kayu dan Rumahnya

ini ada kisah menarik ...

Seorang tukang kayu yang sudah tua dan tidak lagi mampu bekerja karena alasan fisik, bermaksud
pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi. Ia menyampaikan
keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tidak lagi
bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya untuk menghidupi keluarganya.
Namun keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan
menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja
terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah
rumah untuk dirinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan
pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin
segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan persaan malas dan
ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Dan saat membangun rumah pesanan
majikannya itu, ia menggunakan bahan-bahan dengan kualitas yang sangat rendah.
Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah dengan
kualitas yang baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi
yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang
melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang
kayu. "Ini adalah rumahmu," katanya, "hadiah dari kami."

Betapa
terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia
mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia
tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus
tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.

Itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kita
yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha
ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik. Bahkan, pada bagian-bagian
terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik. Pada akhir perjalanan
kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita
hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri. Seandainya kita
menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara yang jauh
berbeda.

Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu. Renungkan rumah
yang sedang kita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan,
mendirikan dinding dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan
sebaik-baiknya seolah-olah hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup.
Biarpun kita hanya hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk
hidup penuh keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas lagi.
Hidup kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari
perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan
masuk dalam barisan kemenangan.

Hidup adalah proyek yang kau kerjakan
sendiri

Hargai pekerjaan Anda. Love Your Job

Tiga bulan lalu, Helen memanggil beberapa calon karyawan untuk
wawancara. Dari seluruh pelamar yang dipanggil, Helen tertarik dengan
dua orang yang dinilai paling cocok. Salah seorang, sebut saja bernama
Nana, adalah seorang fresh graduate. Nana belum pernah bekerja, baru
lulus D3 langsung mengirimkan surat lamaran. Dilihat dari angka
akademiknya cukup bagus, penampilannya di foto juga oke, maka Nana
termasuk dipanggil untuk wawancara pertama.

Ketika datang ke kantor untuk wawancara pertama, Nana tampil oke.
Sebagai seorang fresh graduate, penampilannya lebih baik dari yang
lain. Seakan-akan dia sudah pernah bekerja. Setelah wawancara selesai,
Nana keluar dan melewati ruang resepsionis, Helen tanpa sengaja melihat
bahwa Nana tidak berpamitan kepada resepsionis, bahkan tersenyum pun
tidak.

Seorang calon lain, sebut saja bernama Wati, juga menarik perhatiannya.
Sama seperti Nana, dia juga seorang fresh graduate. Hanya bedanya, Wati
pernah bekerja di sebuah perusahaan selama tiga bulan. Di perusahaan
tersebut, Wati merasakan susahnya bekerja. Dia tidak boleh seenaknya
keluar dari kantor.

Waktu makan siang pun dibatasi. Untuk minta ijin tidak masuk kerja juga
sangat sulit, sehingga dia selalu memilih tetap masuk kerja meskipun
sedang sakit. Untungnya dia hanya pernah sakit flu dua kali. Bukan
penyakit yang termasuk parah.

Waktu dipanggil untuk wawancara, Wati minta agar boleh datang setelah
jam kerja. Helen setuju. Ketika datang, Wati berpenampilan rapi dan
sederhana. Dia dengan cepat menjawab semua pertanyaan. Ketika datang,
dia menyapa resepsonis dengan ramah. Ketika pulang dia juga berpamitan
dengan office girl yang kebetulan menunggu di samping meja resepsionis.
Sopan dan tulus.

Setelah melalui berbagai test, akhirnya kedua orang ini, Nana dan Wati,
diterima bekerja di bagian marketing. Keduanya sama-sama belum
berpengalaman di bidang marketing. Karena itu, mereka berdua harus
sama-sama belajar. Dari pengetahuan produk hingga cara melakukan
pendekatan, cara menjual dan sebagainya.

Nana tampaknya mudah mengerti apabila diberitahu mengenai sesuatu.
Langsung berkata "Ya pak, ya pak." Sehingga atasannya menilai Nana
sangat cepat belajar. Sebaliknya Wati banyak bertanya apabila
diberitahu mengenai sesuatu. Kadang-kadang harus diulang sekali lagi,
baru Wati tampak puas dan mengerti.

Lapor perkembangan

Setiap akhir bulan dia melapor kepada Helen mengenai perkembangan Nana
dan Wati. Kesannya terhadap mereka berdua cukup positif, sehingga Helen
mulai berpikir untuk mempertahankan mereka berdua setelah selesai masa
percobaan.

Seperti biasa, Helen juga seringkali melakukan kunjungan keliling ke semua departemen, terutama yang ada karyawan barunya.

Ternyata apa yang ditemuinya di lapangan sangat mengejutkan Helen.
Hampir dalam segala hal, Nana selalu bertanya kepada teman-teman lain
atau minta bantuan mereka untuk mengerjakan semua pekerjaannya.

Ternyata semua penjelasan dari atasannya tidak dimengerti sama sekali
olehnya. Setiap kali atasannya selesai menjelaskan sesuatu dan beliau
berlalu, maka segera Nana ribut bertanya kepada yang lain sambil
berkeluh kesah.

Bahkan, seringkali Wati mengerjakan pekerjaan Nana, bukan hanya
membantunya saja. Begitu pula setiap kali Nana menerima perintah dari
atasannya untuk melakukan sesuatu, selalu dia berkeluh kesah panjang
lebar.

Misalnya ketika dia diminta menelepon salah seorang pelanggan yang
sudah lama tidak berhubungan lagi dengan perusahaan tersebut, Nana
mengeluh dengan bersuara keras:"Ah! Sebel deh! Disuruh-suruh melulu!
Harus menelepon orang lagi! Reseh!"

Dan sialnya, Helen mendengar langsung keluhan Nana ketika kebetulan dia
berada di pintu masuk ruangan marketing. Segera Helen memanggilnya dan
menanyakan hal itu, tapi Nana hanya minta maaf saja sambil
tersenyum-senyum

Begitu juga ketika dia harus pergi mengunjungi salah seorang pelanggan
penting, Nana berkeluh kesah seperti biasa. "Huuuh! Sebel! Masa gua
harus pergi lagi! Kan cape?! Masa disuruh-suruh lagi!". Lalu dia
mengajak Wati dan pergi sambil cemberut.

Berbeda dengan Wati. Perintah apapun langsung dikerjakan dengan penuh
semangat. Disuruh kemana pun, Wati siap. Cara kerjanya juga cepat. Dia
tidak pernah mengeluh. Bahkan, dia tidak pernah keberatan membantu
pekerjaan Nana sambil mengerjakan tugasnya sendiri.

Dan, diakhir masa percobaan, bisa ditebak siapa yang dinyatakan lolos
dan siapa yang tidak. Helen melihat, Wati sangat menghargai
pekerjaannya yang sekarang karena dia pernah merasakan betapa beratnya
bekerja di tempat kerja sebelumnya.

Di perusahaan yang sekarang Wati sangat bersyukur karena atasannya
tidak segalak dulu. Atasannya mempercayainya, tidak cerewet, dan
memperlakukannya dengan wajar. Jadi Wati sangat menikmati pekerjaannya
yang sekarang.

Sebaliknya Nana menganggap kebaikan atasannya sebagai suatu kesempatan
untuk bisa berbuat seenaknya tanpa takut dimarahi. Dia menganggap
atasannya pasti tidak akan marah kepadanya. Dia masih menganggap
pekerjaan sebagai suatu kegiatan sosial yang sering dilakukannya.

Karena itu Nana merasa berhak untuk merasa kesal kalau disuruh-suruh. Nana belum bisa menghargai pekerjaannya.

Hargai pekerjaan Anda. Love Your Job!

Sumber: Menghargai Pekerjaan oleh Lisa Nuryanti

Sekolah Hidup Susah

Sekolah Hidup Susah

Untuk menjadi kaya, semua orang bisa instan melakoni. Namun, tidak
siapa saja siap menjadi orang susah.

Orang miskin baru kian banyak. Penganggur baru menambah bengkak angka
kemiskinan. Bisa jadi, itu sebabnya, selain angka bunuh diri tinggi,
tiga dari sepuluh orang Indonesia tercatat terganggu jiwanya.

Tidak siap hidup susah berisiko sakit jiwa. Ada cara sederhana
menekan risiko sakit jiwa. Sejak kecil anak dibuat tahan banting.
Ketahanan jiwa anak harus dibangun. Untuk itu, jiwa
butuh "imunisasi".

Menerima kenyataan

Sejak kecil anak diajar lebih membumi. Yang gagal kaya rela menerima
kenyataan. Yang belum pernah hidup susah diajar prihatin sedari
kecil. Kendati kecukupan, tidak semua yang anak minta perlu diberi.
Anak dilatih merasakan kegagalan.

Tugas orangtua dan guru mengajak anak berempati pada kesusahan orang
lain. Hidup tak luput dari berbagai stresor. Tak semua stresor jelek.
Supaya jiwa tahan banting, stresor dibutuhkan. Anak perlu mengalami
seperti apa tekanan hidup, konflik, kegagalan, rasa kecewa, dan
krisis dalam hidup. Seperti vaksin, biasakan anak memikul aneka
stresor yang bikin jiwanya kebal seandainya kelak hidupnya susah.

Tanpa dilatih hidup susah, anak yang terbiasa hidup berkecukupan tak
tahan banting. Lebih banyak orang sukses lahir bukan dari keluarga
kecukupan. Hidup prihatin membuat jiwa tegar bertahan melawan
kesusahan. Hidup susah membangun mimpi ingin lepas dari rasa kapok
menjadi orang susah. Demi mengubah mimpi jadi kenyataan, spirit kerja
keras pun dipecut.

Einstein percaya, untuk sukses diperlukan lima persen otak,
selebihnya keringat (perspirasi) . Spirit kerja keras menjadi milik
orang yang tak pernah puas pada prestasi yang diraih. Seperti bangsa
Troya dulu, pembangunan Jepang dan Korea lebih pesat ketimbang bangsa
sepantar karena memiliki "virus" n-Ach (need-for-Achieveme nt) yang
tinggi.

"Virus" n-Ach bisa ditularkan kepada anak lewat asuhan dan
pendidikan. Bacaan memuat nilai kehidupan, termasuk mendongeng,
pendidikan berdisiplin, dan keteladanan orang lebih tua. Itu modul-
modul kehidupan agar anak tahu juga hidup susah.

Jiwa getas

Kebiasaan meloloh anak dengan kelimpahruahan tidak melatih anak
merasakan gagal, kecewa, rasa ditekan, rasa konflik, atau rasa
krisis. Tanpa tempaan stresor, jiwa getas. Jika jiwa getas, orang
rentan stres. Bila tak terlatih hidup berdamai dengan stres, hidup
berisiko gagal andai harus jatuh miskin.

Tak ada sekolah yang mengajarkan menjadi orang miskin. Tak pula ada
kursus memampukan anak terbiasa hidup berdamai dengan stres. Yang
bisa kita lakukan adalah mengasuh dan mendidik anak tahan banting.
Mandat itu harus ada di pundak setiap orangtua.

Tidak semua anak kecukupan pernah mengalami stresor. Dalam pendidikan
modern, anak sengaja dihadapkan pada stresor buatan. Ada pelatihan
diam-diam, dalam suasana berkemah atau outbound diciptakan situasi
krisis. Mobil sengaja dibuat mogok di tengah hutan pada malam hari,
atau kehabisan makanan selagi camping.

Dihadang stresor buatan, anak dilatih bagaimana bereaksi,
beradaptasi, agar mampu lolos dari rasa panik, rasa takut, rasa tidak
enak berada dalam situasi darurat. Ini bagian dari upaya membuat
kebal jiwa anak. Bila jiwa tak tahan banting, sontekan stres kecil
mungkin diatasi dengan bunuh diri. Kini semakin banyak kasus bunuh
diri hanya karena alasan enteng. Gara-gara ditinggal pacar, tidak
naik kelas, sebab jiwa tak terlatih memikulnya. Maka jiwa perlu
digembleng.

Kerja keras

Menggembleng berarti menunjukkan rasa arah hidup prihatin, selain
berdisiplin. Hidup berdisiplin berarti menjunjung tinggi kebenaran,
memikul tanggung jawab, kerja keras, serta mampu menunda kepuasan.

Menunda kepuasan bentuk keunggulan sebuah bangsa. Bangsa unggul
memiliki "virus" n-Ach tinggi. Anak yang diasuh dan dididik dengan
nilai-nilai "virus" n-Ach, menyimpan bekal sukses. Itu kelihatan,
misalnya, dari cara makan. Anak dengan n-Ach tinggi menyisihkan yang
enak dimakan belakangan, yang tidak enak dimakan dulu. Tugas berat
dikerjakan dulu, yang enteng belakangan. Bersakit-sakit dulu
bersenang-senang kemudian menjadi kredo bangsa yang sukses.

Agar tahu hidup susah, anak diajak memahami bahasa hidup bukan uang
semata. Tak semua semerbak kehidupan bisa dipetik dengan uang.
Kebahagiaan tertinggi hanya terpetik setelah orang mampu merasa
bersyukur meski cuma menjadi orang biasa (mengutip Gede Prama).

Sukses hidup sejati tak mungkin terpetik instan. Jiwa potong kompas,
ingin lekas kaya, tumbuh dari budaya instan. Bukan rasa arah yang
benar saja yang perlu ditanamkan saat membesarkan anak, tetapi harus
benar pula menempuhnya di mata Tuhan.

Anak disiapkan menjadi insan linuwih (terinternalisasi penuh
superegonya) dengan cara mengempiskan egonya sekecil mungkin.
Rekayasa sosial (social engineering) diperlukan dengan
menyuntikkan "vaksin" hidup prihatin. Perlu pula penyubur superego
agar kendati hidup susah masih merasa bahagia.

Hanya bila bibit linuwih dipupuk sejak kecil, sekiranya hidup susah
tak tergoda memilih serong. Kendati tak banyak harta, uang, atau
kuasa, ke arah mana pun hidup memandang, merasa tetap "kaya". Mampu
legawa, bersyukur, dan merasa berbahagia sudah pula meraih Oscar
kehidupan, kendati mungkin hanya menjadi orang biasa.

Sumber: Sekolah Hidup Susah oleh Handrawan Nadesul, Dokter, Penulis
Buku, Pengasuh Rubrik Kesehatan

Kisah Dari Sumatra Utara

Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang pendekar wanita, Butet namanya.
Sebelum lulus dari Pan dapotan silat, ia harus menempuh ujian Nasution.
Agar bisa berkonsentrasi, dia memutuskan untuk menyepi ke gunung dan
berlatih.

Saat di perjalanan, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di
Pasaribu setempat. Beberapa pemuda tanggung yang lagi nonton sabung ayam
sambil Toruan, langsung Hutasoit-soit melihat Butet yang seksi dan gayanya
yang Hotma itu. Tapi Butet tidak peduli, dia jalan Sitorus memasuki rumah
makan tanpa menanggapi, meskipun sebagai perempuan yang ramah tapi ia tak
gampang Hutagaol dengan sembarang orang. Naibaho ikan gurame yang dibakar
Sitanggang dengan Batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi
sambal terasi dan Nababan yang hijau segar.

Setelah mengisi perut, Butet melanjutkan perjalanan. Ternyata jalan ke sana
berbukit-bukit. Kadang Nainggolan, kadang Manurung. Di tepi jalan dilihatnya
banyak Pohan. Kebanyakan Pohan Tanjung. Beberapa di antaranya ada yang
Simatupang diterjang badai semalam. Begitu sampai di atas gunung, Butet
berujar "Wow, Siregar sekali hawanya" katanya, berbeda dengan kampungnya
yang Panggabean. Hembusan Perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan, sambil
diiringi Riama musik dari mulutnya.

Sejauh Simarmata memandang warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang
Girsang, semuanya Singarimbun. Tampak di seberang, lautan dan ikan
Lumban-lumban. Terbawa suasana, mulanya Butet ingin berenang. Tetapi yang
ditemukannya hanyalah bekas kolam Siringo-ringo yang akan di-Hutauruk dengan
Tambunan tanah. Akhirnya, dia memutuskan untuk berjalan-jalan di pinggir
hutan saja, yang suasananya asri, meskipun nggak ada Tiurma melambai kayak
di pantai.

Sedang asik-asiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh
seekor ular yang sangat besar. "Sinaga!" teriaknya ketakutan sambil lari
Sitanggang-langgang. Celakanya, dia malah terpeleset dari Tobing sehingga
bibirnya Sihombing. Karuan Butet menangis Marpaung-paung lantaran kesakitan.
Tetapi dia lantas ingat, bahwa sebagai pendekar pantang untuk menangis. Dia
harus Togar.

Maka, dengan menguat-nguatkan diri, dia pergi ke tabib setempat untuk
melakukan pengobatan. Tabib tergopoh-gopoh Simangunsong di pintu untuk
menolongnya. Tabib bilang, bibirnya harus di-Panjaitan. "Hm, biayanya
Pangaribuan" kata sang tabib setelah memeriksa sejenak. "Itu terlalu mahal.
Bagaimana kalau Napitupulu saja?" tawar si Butet. "Napitupulu terlalu murah.
Pandapotan saya kan kecil". "Jangan begitulah. Masa'tidak Siahaan melihat
bibir saya Sihombing begini?" Apa saya mesti Sihotang, bayar belakangan?
Nggak mau kan ? "Baiklah, tapi pakai jarum yang Sitompul saja" sahut sang
mantri agak kesal. "Cepatlah! Aku sudah hampir Munthe. Saragih sedikit
tidak apa-apalah".

Malamnya, ketika sedang asik-asiknya berlatih sambil makan kue Lubis
kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan Rajagukguk. Dia
Bonar-bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di semak-semak dan
tiba-tiba berbunyi "Poltak!" keras sekali. "Ada Situmorang?" tanya Butet
sambil memegang tongkat seperti stik Gultom erat-erat untuk menghadapi
Sagala kemungkinan. Terdengar suara pelan, "Situmeang". "Sialan, cuma
kucing..." desahnya lega. Padahal dia sudah sempat berpikir yang
Silaen-laen.

Selesai berlatih, Butet-pun istirahat. Terkenang dia akan kisah orang
tentang Hutabarat di bawah Tobing pada jaman dulu dimana ada Simamora, gajah
Purba yang berbulu lebat. Keesokan harinya, Butet kembali ke Pandapotan
silatnya. Di depan ruang ujian dia membaca tulisan: "Harahap tenang! Ada
ujian. "Wah telat, emang udah jam Silaban sih". Maka Siboru-boru dia masuk
ke ruangan sambil menyanyi-nyanyi. Di-Tigor-lah dia sama gurunya "Butet,
kau jangan ribut!, bikin kacau konsentrasi temanmu! Butet, dengan tanpa
Malau-malau langsung Sijabat tangan gurunnya, "Nggak Pakpahan guru,
sekali-sekali?!". Akhirnya, luluslah Butet dan menjadi orang yang disegani
karena mengikuti wejangan guru Pandapotan silatnya untuk selalu, Simanjuntak
gentar, Sinambela yang benar!

Rekor Muri Angklung Tercipta di Unpad

Sumber :PR


ALUNAN nada yang membentuk harmonisasi lagu menggema di halaman kampus
Universitas Padjadjaran Jln. Dipati Ukur Bandung, Senin (27/8) siang. Lebih
dari sepuluh ribu pasang tangan memainkan alat musik tradisional angklung,
dan memanjakan ribuan pasang telinga yang mendengarnya.

RIBUAN mahasiswa baru dan "civitas academica" Unpad memainkan alat musik
tradisional angklung dalam upaya memecahkan rekor Muri di kampus Universitas
Padjadjaran Jln. Dipati Ukur Bandung, Senin (27/8). Acara yang merupakan
rangkaian acara Dies Natalis ke-50 Unpad itu dihadiri Menteri Kebudayaan dan
Pariwisata Jero Wacik, Gubernur Jabar Danny Setiawan, Ketua DPRD Jabar
H.A.M. Ruslan, dan Rektor Unpad Ganjar Kurnia.*ANDRI GURNITA/"PR"

Bukan seniman atau pemain musik profesional yang memainkan alat musik yang
terbuat dari bambu itu. Namun, mereka adalah para mahasiswa baru Unpad, baik
dari program D-3, S-1, maupun dari program ekstensi, yang sebagian besar
baru pertama kali memegang dan memainkan alat musik angklung.

Bersama para dosen, guru besar, Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan, Ketua
DPRD Jawa Barat H.A.M. Ruslan, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero
Wacik, serta Pemimpin Umum Pikiran Rakyat H. Syafik Umar, para mahasiswa
baru itu menorehkan sejarah dengan memecahkan rekor Muri bermain angklung
dengan peserta terbanyak.

Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Dies Natalis ke-50
Unpad.

Di bawah bimbingan konduktor Ika Widia dari Saung Angklung Mang Udjo, ribuan
pemain angklung itu mampu melantunkan lima lagu yang diajarkan secara instan
saat itu juga.

Hanya dalam waktu beberapa menit, para pemain angklung dadakan tersebut
melantunkan lagu "Father Jacob", "Hymne Unpad", "Indonesia Pusaka", "You
Raise Me Up", dan "Pileuleuyan" , disertai lantunan suara Andien, Dwiki
Darmawan, dan Arumba Saung Angklung Udjo Band.

Tak tanggung-tanggung, empat penghargaan sekaligus diberikan atas pemecahan
rekor Muri itu.

Jaya Suprana sebagai Ketua Umum Muri dan Ayliawati sebagai Direktur Museum
Rekor Indonesia menyerahkan penghargaan kepada Rektor Unpad Ganjar Kurnia,
Ketua Panitia Dies Natalis Unpad Sutyastie Sumitro Remi beserta panitia
penerimaan mahasiswa baru, Saung Angklung Udjo, dan Depbudpar.

Jaya Suprana mengatakan, pemecahan rekor Muri angklung dengan peserta
terbanyak ini bukan hanya menjadi rekor di Indonesia. Akan tetapi, menjadi
rekor dunia karena ini pertama kali angklung dimainkan sepuluh ribu peserta.

"Tidak usah bingung melegitimasi. Kita sendiri yang mengakui bahwa ini
sebagai rekor dunia dan diakui oleh dunia," katanya.

Rekor Muri untuk permainan angklung sebelumnya dilakukan pada 8 Juli 2006.
Ketika itu, sebanyak 2.421 karyawan BNI memainkan angklung bersama.

Daftarkan ke UNESCO

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan, pihaknya akan
mendaftarkan angklung agar diakui UNESCO sebagai alat musik tradisional
Indonesia. Sebab, saat ini menurut Jero, angklung sudah mulai diklaim
sebagai alat musik milik negara Malaysia.

"Minggu lalu, kami sudah mendaftarkan angklung kepada UNESCO dan sekarang
masih dalam proses. Bisa jadi, bukan hanya negara kita yang mendaftarkan dan
UNESCO pasti akan mengkaji dan mencari tahu di negara mana angklung ini
pertama kali ada," katanya.

Sementara pimpinan Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat Udjo mengaku sangat
bangga sekaligus terbantu dengan adanya pemecahan rekor Muri ini. Sebab,
menurut dia, dengan dimainkannya angklung oleh masyarakat Indonesia maka
negara mana pun tidak akan berani mengklaim bahwa angklung adalah milik
mereka.

Kebanggaan dan rasa kecintaan juga hadir di antara para guru besar Unpad.
Bahkan, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unpad, Eky Setiawan mengaku sangat
bangga menjadi bangsa Indonesia.

Jero Wacik menambahkan, dirinya berharap bisa mewujudkan pendirian museum
film dan musik Indonesia yang menampung seluruh alat musik tradisional tanah
air dan film-film produksi tanah air karena selama ini seluruh alat musik
Indonesia hanya dititipkan di museum yang ada.

"Itu adalah agenda utama saya. Tetapi, sekali lagi kami terkendala soal
dana. Namun, bukan berarti kami berhenti, semuanya harus diperjuangkan.
Berjuang untuk kebudayaan. Sebab, apa lagi yang bisa kita banggakan selain
budaya bangsa kita sendiri," katanya.

Jero berharap masyarakat bisa mencintai budaya sendiri. Salah satunya,
dengan menonton dan menikmati suguhan budaya. "Separuh waktu saya digunakan
untuk menonton, dan dengan cara ini budaya kita bisa terangkat dan terdorong
agar jangan sampai punah. Coba saja setiap gubernur, wali kota, atau rektor
selalu menonton pergelaran budaya, saya yakin mereka akan terus berupaya
untuk melestarikan budaya tersebut," ungkapnya. (Nuryani/"PR" )***

Focus Group Discussion

Diskusi Kelompok Terarah (Focus Gro-up Discussion) sebuah pembicaraan dengan sejumlah terbatas orang (6 - 10) yang dianggap mempunyai sebuah pengalaman serupa menyangkut sebuah topik atau persoalan yang ingin diketahui.

Diskusi Kelompok adalah diskusi bersama-sama dengan sejumlah remaja yang:

* memiliki pengalaman serupa
* berasal dari sebuah latar belakang yang serupa
* mempunyai sebuah pengetahuan atau pengalaman khusus

FGD membutuhkan :

* tempat yang netral, nyaman dan bebas dari gangguan
* panduan berisi sejumlah terbatas topik diskusi
* alat perekam beserta kelengakapannya
* alat pencatat
* informan untuk merekrut anggota kelompok
* seorang pemandu diskusi yang terampil, didampingi seorang asisten pemandu dan seorang pengamat/pencatat yang teliti
* Sebaiknya peran pemandu, asisten dan pengamat dilakukan bergantian untuk mengurangi kelelahan dan kesulitan berkonsentrasi

FGD berguna untuk

* memperoleh informasi yang banyak secara cepat
* mengidentifikasi dan menggali informasi mengenai kepercayaan, sikap dan perilaku kelompok tertentu
* menghasilkan ide-ide untuk penelitian lebih mendalam
* cross-cek data dari sumber lain atau dengan metode lain



http://hqweb01.bkkbn.go.id/hqweb/ceria/ss11bagian1.html

Internet Merambah Masyarakat Pedesaan

Kompas - Senin, 29-10-2007
Teknologi Informasi
Internet Merambah Masyarakat Pedesaan

http://www.kompas. co.id/

Internet kini bukan lagi monopoli masyarakat di perkotaan, tetapi sudah merambah warga pedesaan. Para petani di banyak desa sudah merasakan manfaat internet untuk memperoleh informasi tambahan mengenai persoalan pertanian, pasar, harga komoditas, dan sebagainya.

Sudah setahun ini Umar Husein, petani teh rosela asal Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, bersama kelompok tani teh binaannya di Kota Pagar Alam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kota Palembang, Sumatera Selatan, belajar menggunakan internet. Bagi mereka, internet ternyata sangat berguna untuk mencari informasi tambahan mengenai sistem pengolahan dan pemasaran teh rosela.

"Berkat internet, kini saya bisa mendapat pengetahuan tentang berbagai hal, seperti cara pengepakan produk teh, penyajian informasi gizi dari teh rosela, sampai bagaimana strategi menjual teh ini kepada konsumen," ujar Umar, Sabtu (20/10).

Internet sangat mendukung usaha Umar karena memungkinkan ia memperoleh informasi apa pun serta berinteraksi dengan calon pembeli, dengan biaya komunikasi yang relatif murah.

Meski mengaku sangat kikuk pada awalnya, Umar mengatakan belajar internet ternyata tidak sesulit seperti yang dibayangkan. "Semua informasi tersedia," ucapnya.

Untuk mendukung usaha dan pengembangan teh rosela di Indonesia, Umar lalu menyebarluaskan manfaat dan cara penggunaan internet kepada para petani teh rosela di OKI, Pagar Alam, dan Palembang.

Ia harus berkeliling tiga kali seminggu ke kelompok-kelompok petani teh rosela. Umar bahkan rela menyediakan satu unit komputer bagi setiap kelompok petani dan menanggung biaya koneksi internet tersebut. Kini Umar dan petani teh rosela binaannya sudah memiliki e-mail pribadi untuk berhubungan dengan calon pembeli. Dengan internet, Umar mengaku biaya komunikasi telepon bisa ditekan.

Internet menyajikan dunia secara tanpa batas. Lewat sarana inilah Gereja St Petrus Kanisius Wilayah Lor Senowo Paroki Sumber yang dikenal dengan nama Gubuk Selo Merapi (GSPi) ikut memperkenalkan diri.

Gereja di lereng Gunung Merapi yang berjarak sekitar 30 km dari Magelang, Jawa Tengah, ini "menyapa dunia" di www.egspi.blogspot. com sejak Juli 2007.

Anton Wijayanto dari Sekretariat Paroki Sumber bersama rekannya, Hariyadi, memasukkan catatan beragam kegiatan yang sudah dilaksanakan berikut agenda kegiatan GSPi selama satu bulan mendatang.

"Setiap kali ada kegiatan baru sebisa mungkin kami segera melakukan up-dating dalam blog," ujar pria lulusan D-3 Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro, Semarang, ini. Mereka menggunakan fasilitas yang disediakan oleh sebuah operator seluler.

Upaya untuk tampil di dunia maya, menurut Anton, merupakan salah satu langkah penting untuk memublikasikan sekaligus mempromosikan GSPi.

Takaran pupuk

Di Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Magelang, pemanfaatan internet dilakukan dengan cara berbeda. Di Telecenter e-Pabelan, lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat milik Pondok Pesantren Pabelan, pengguna yang mayoritas adalah petani memanfaatkan internet guna mengeruk informasi tentang pertanian. "Soal dosis pupuk yang tepat serta benih padi unggul, semuanya kami ajarkan agar mereka bisa mendapatkan informasinya sendiri melalui internet," ujar Hardi, fasilitator Telecenter e-Pabelan.

Semula program pengenalan internet ini mendapat dukungan dana hibah dari Program Pembangunan PBB (UNDP). Namun, sejak tahun 2006 hingga sekarang program ini menggunakan dana mandiri, hasil dari uang penyewaan fasilitas internet.

Telecenter e-Pabelan mengenakan biaya akses Rp 2.000 per jam untuk kelompok petani dan sewa penggunaan komputer untuk keperluan lain Rp 1.000 per jam.

Hardi mengakui, pada awal pendampingan pengenalan internet di masyarakat pedesaan memang sangat sulit. "Jangankan mengenal, untuk memegang keyboard saja tangan mereka gemetaran," katanya.

Kini sudah ada 10 kelompok petani yang aktif menggunakan internet, setiap kelompok beranggotakan 15 hingga 25 orang. "Melalui internet, saya sekarang tahu bagaimana caranya melakukan sistem pertanian organik" tutur Muslimah, seorang petani Desa Pabelan.

Kesadaran petani itu pulalah yang mendorong tumbuhnya warung internet (warnet) di pedesaan. Ezra (18) mengaku tak perlu lagi jauh-jauh ke Kota Yogyakarta untuk dapat mengakses internet. Di Desa Tegal Piyungan, Kecamatan Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta, tempat Ezra tinggal, kini sudah ada warnet.

Terkait makin meluasnya internet ke pedesaan, Direktur Pusat Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi ITB Armein ZR Langi mengatakan, setidaknya ada empat hal yang harus disiapkan untuk mewujudkan internet masuk desa, yaitu infrastruktur jaringannya, aplikasi, konsep pengelolaannya, dan kesiapan penggunanya.

Sementara itu, pakar internet Onno Purbo berpendapat, yang paling siap menerima sosialisasi penggunaan internet masuk desa adalah anak-anak sekolah. (ONI/EKI/DYA/ PRA/WKM/THT)

TIPS and TRICK DALAM FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)


Salah satu tahapan dalam seleksi recuitment adalah FGD (focus group discussion). atau lebih dikenal dengan Dinamika Kelompok, dimana dalam Dinamika Kelompok di bentuk kelompok kecil berkisar 4 s.d 9 orang (umumnya) dan diberi satu kasus untuk dipecahkan bersama.

http://www.mail-archive.com/kbmsb@yahoogroups.com/msg01070.html

FGD secara sederhana dapat didefinisikan sebagai suatu diskusi yang dilakukan secara sistematis dan terarah atas suatu isu atau masalah tertentu. Meski sebuah diskusi, FGD tidaklah sama dengan pembicaraan beberapa orang di kedai kopi.

FGD bukan kumpul-kumpul beberapa orang untuk membicarakan suatu hal. Meski terlihat sederhana, menyelenggarakan suatu FGD butuh kemampuan dan keahlian. Ada prosedur dan standar tertentu yang harus diikuti agar hasilnya benar dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

http://www.lsi.co.id/artikel.php?id=19

Setiap group biasanya akan dimonitor oleh 1 atau 2 orang penilai / panitia untuk melihat keaktifan/kemampuan komunikasi masing-masing peserta. disini akan dinilai kemampuan individu dan/atau kemampuan bekerjasama dalam tim mulai dari memilih ketua kelompok, metode pemecahan masalah, pembagian waktu masing2 peserta utk berargumen, debat singkat, hingga summary solusi yg akan disampaikan ke penilai/panitia.

Yang akan dinilai dalam DISKUSI/DINAMIKA KELOMPOK adalah :

* Coaching (bagaimana kita memberikan pengarahan)



* Comunicating



* Problem Solving (pemecahan masalah, cari lebih dari satu alternatif pemecahan masalah beserta tahapannya)



* Decision Making (mengambil keputusan) dari beberapa problem solving di atas dengan teori pengambilan keputusan itu lebih bagus misalnya berupa apa nilai lebih kita dibandingkan perusahaan kompetitor untuk mengatasi masalah tersebut, apa kelemahan kita/tim, berapa persen kesempatan/peluang yang kita punya, apa saja tantangannya/ hambatan yang akan muncul.



* Impact (baik postif maupun negatif yang akan terjadi apabila keputusan sudah dijalankan)



* Initiating Action



* Planning and Organizing.




Dalam anda berdiskusi harus berdasarkan kepada hal-hal tersebut di atas dan tidak harus terlihat poin-poin seperti menghafal teori atau seperti kuliah. Biarkan pembicaraan mengalir dan kriteria di ataslah yang jadi penilaian sehingga pembicaraan dan pendapat yang akan dikemukakan terlihat sistematis, mudah dipahami dan terstruktur/ tidak loncat-loncat. kemampuan komunikasi/berargumen dan problem solving menjadi penekanan dengan dibuatnya tahapan test FGD (focus group discussion).

http://www.mail-archive.com/kbmsb@yahoogroups.com/msg01070.html

Dalam FGD ga ada aturan pakem yg baku.. jadilah diri sendiri, ga usah terlalu memaksakan agar terlihat aktif / sering ngomong padahal isi argumennya ga nyambung. lebih baik bicara singkat, padat dan jelas. tapi jangan pula terlalu diam (pasif). saling memberi kesempatan pada peserta lain utk mengajukan argumen (team work).

Semua anggota group diberi kesempatan bicara/menyampaikan argumen (jgn sampai ada yg diam sama sekali), trus dari semua argumen yg ada bisa disummary menjadi satu solusi buat studi kasus yg diberikan.


http://osinaga.wordpress.com





Kontributor: CDC-FTUI

Basic tentang GoogleAdsense :

AWALNYA :
Beberapa tahun yang lalu, Google mulai menerima pemasangan iklan via banner dalam setiap proses pencarian via www.google.com. Google menyebut programnya ini dng nama : Google Adwords. Kemudian Google juga menawarkan kepada para pemilik website untuk ikut menampilkan iklan dari Google ini, dengan bayaran system bagi hasil 'pembayaran setiap klik' . Jadi jika pemasang iklan via Adwords membayar sekian dollar/sen kepada Google untuk setiap klik iklan mereka, maka sebagian akan diberikan ke pemilik website yang ikut program ini, disebut Google Adsense.

Dari pengamatan saya, member Google Adsense dibagi menjadi 2 macam :
1. websitenya yang menggantungkan 100% dari Adsense
2. adsense digunakan sebagai penghasilan tambahan dari content asli website itu.

Ciri-ciri no. 1 adalah isi website tidak adanya content yang kuat, misal: Blog kalau ciri no 2 adalah isi websitenya berisikan content yang jelas , misal : toko online, komunitas, product barang, dll.

SAAT MENDAFTAR KE GOOGLE ADSENSE :
- Sebelum mendaftar, siapkan website yang akan didaftarkan, berbahasa inggris lebih baik dari pada berbahasa indonesia. mempunyai domain sendiri lebih besar kans nya untuk diterima oleh google. Website ini hanya untuk saat pendaftaran, sebab kemudian hari adsense bisa terima sampai 200 website dalam satu account. Usahakan website sudah berisi dan jelas isinya saat mendaftar.
- Saat mengisi formulir, jangan memasukkan informasi yang salah atau fiktif! (ciri khas orang indonesia di internet..he..he), semua apa adanya, sebab ini nanti hubungannya dengan alamat pembayaran.
Nama dan alamat jangan sampai salah satu karakter-pun, sebab bisa merepotkan diri sendiri saat terima pembayaran (Cek), usahakan sama dengan alamat di KTP anda.

SETELAH PENDAFTARAN DITERIMA :
- Masukkan kode script adsense ke website anda.
- Promosikan website anda, cara promosi banyak sekali, bentuk promosi yang paling bagus adalah via Search Engine, ada 3 search engine yang paling penting : 1. Google, 2. Yahoo dan 3. MSN
- Jangan mencoba melakukan spam dng sering meng-clik website anda sendiri, jika ketahuan bisa di banned oleh system di GA (Google Adsense). System penentuan sah tidaknya suatu klik pada banner iklan adsense sudah dibuat lumayan canggih, tidak berdasarkan ip address saja, namun berdasarkan beberapa kriteria tertentu (yang kurang etis kalau saya jabarkan disini), jangan terfokus bagaimana meng-akali system di GA (he..he..ciri orang indonesia di internet lagi), fokus saja di promosi dan isi content website anda.

PEMBAYARAN OLEH GA :
- Saat total pendapatan anda di GA mencapai $50, maka akan dikirim pin untuk konfirmasi, namun ini tidak selalu ada, kalau tidak pernah terima pin tak masalah.
- Jika total pembayaran sudah mencapai diatas $100, maka GA akan segera membuatkan sebuah cek untuk anda, ke alamat anda saat mendaftar.
- Pengiriman cek oleh GA bisa dua macam :
1. via pos biasa (bisa sampai 2 bulan terimanya), untuk member GA dari Indonesia biasanya dikirim dari Malmo, Swedia. Pengiriman ini tanpa biaya (ditanggung oleh GA)
2. via courier (DHL/Fedex), waktunya hanya 5 hari sudah sampai, ada biaya : $24 untuk setiap kirim. Biasanya untuk member GA dari Indonesia dikirim dari Dublin, Irlandia
- Cek GA biasanya dari Bank HSBC atau CItibank.
- Untuk proses pencarian bisa dilakukan di setiap bank ternama di indonesia (dng aturan sendiri2), proses cairnya sekitar 3 minggu dan ada biaya fee untuk bank itu (sekitar $10an)

LAIN-LAIN :
- Sejak pendapatan anda mencapai $100, jika via kantor pos, maka terima uangnya bisa makan waktu 4 bulan (1 bulan untuk proses di GA, 2 bulan untuk kirim pos, 1 bulan untuk pencairan), memang lama, namun anggap saja investasi jangka panjang.
- Jika pendapatan anda belum besar dan tergesa, lebih baik US$ dari GA di hold dulu (ada fasilitas ini di menu member), kumpulkan hasil dari beberapa bulan dulu , jika sudah dirasa besar jumlahnya, barulah minta dikirim!, kirim via DHL/Fedex lebih cepat dan lebih aman untuk jumlah yang besar.
- Jika pengiriman via kantor pos dan sampai 2 bulan belum tiba, anda bisa minta ganti cek, maka cek yang lama sudah tidak berlaku lagi. Cek hanya bisa dicairkan oleh nama yang tertera disitu, jadi aman.

LAST COMMENT :
- Belajar GA adalah suatu bentuk Internet Marketing sesungguhnya, bisa dijadikan investasi yang bagus untuk masa-depan anda, pada awalnya anda harus repot banyak seperti : menyiapkan content, website, promo, promo, terus promo, namun jika suatu saat penghasilan sudah mulai besar, maka bisa dikatakan bahwa pendapatan anda akan stabil di angka itu terus tiap bulannya, naik turun sedikit itu maklum (kecuali server down), semakin dipromosikan lagi semakin besar pendapatan anda tiap bulannya.
- Jangan pernah mengharap dalam tempo cepat hasil sudah besar : butuh waktu, butuh isi lebih bagus dan lebih banyak, butuh promosi dan butuh ..... doa !. Pengalaman saya dulu terima hanya $100 lebih dikit perbulan, berkembang menjadi $1000 lalu berkembang lagi menjadi sudah lebih dari $1700, semoga akan berkembang terus...doakan saja.






credit to yono123 - adsense id

Humor of Mathemagics

1. Pizza



2. worm






3. evils are woman ....





4. Act of God





5. Measuring Potential




6. Math is pointless





7. Limit


8. things ... just work in math



9. house boat






10. ex-----




Beauty of Mathemagics





1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321



1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111



9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888



Brilliant, isn't it?
And finally, take a look at this symmetry:



1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111=123456789 87654321

Berbahaya di sekitar kita

Yang berbahaya dilingkungan Kita.

1. BEKAS BOTOL AQUA


Mungkin sebagian dari Kita mempunyai kebiasaan memakai Dan memakai ulang Botol plastik (Aqua, VIT, etc) Dan menaruhnya di Mobil atau di kantor.
Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai Polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung Zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, Jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, Dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari.
Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak Dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang Kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol
Plastik
.

2. PENGGEMAR SATE


Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang Dapat menyebabkan kanker. Untuk itu Kita punya obatnya yaitu timun yang Disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.


3. UDANG DAN VITAMIN C


Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan Keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang Dan Vitamin C di dalam tubuh Dan berakibat keracunan yang fatal dalam Hitungan jam.


4
. MI INSTAN

Untuk para penggemar MI instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) Hari setelah Anda mengkonsumsi MI instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi MI instan. Itu sebabnya mengapa MI instan tidak lengket satu Sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mie instan setiap Hari. Akhirnya Dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena Adanya lilin dalam MI instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa Tubuh Kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) Hari untuk membersihkan lilin Tersebut.


5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN


Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-Hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan Dan cenderung dianggap sebagai "pelindung" makanan. Sebetulnya tidak Tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi Kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, Dan informasi. Ada Begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, aitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan.Tetapi tidak semua Bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. Inilah ranking teratas bahan Kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.


A. Kertas.


Beberapa kertas kemasan Dan non-kemasan (kertas Koran Dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) Melebihi Batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia, timbal masuk melalui Saluran pernapasan atau pencernaan menuju sistem peredaran darah Dan Kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal, hati, otak, Saraf Dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis Dan akut. Untuk terhindar dari makanan Yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak Makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng Dan Tempe goreng yang Dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari is penjual, Padahal bahan yang panas Dan berlemak mempermudah berpindahnya timbale keMakanan tsb. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di Atas piring.


B.Styrofoam


Bahan pengemas Styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan Yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan Bahwa Styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer Styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran Dan Tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut Juga mampu mempertahankan panas Dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, Mempertahankan kesegaran Dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih Aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang Mengungkapkan bahwa residu Styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu Itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang Terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi Dan reproduksi Manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.



Starone hadir di Bandung

baru kemaren malam liat flyer nya Starone di daerah sukajadi arah ke carrefour ( C4) deket RSHS ..... ternyata starone udah masuk ke bandung ...
setelah di tunggu sekian lama... akhir nya masuk juga neh ...


ini dari website nya

http://www.mystarone.com/news/news.php?id=66

Nelepon Pang Mirahna!

Mirah pisan eeeuy!

* Nelpon cuma Rp. 9/jam ke sesama StarOne se-Indonesia
* Internetan cuma Rp. 200/MB
* Nelpon dari StarOne lokal ke Matrix, Mentari & IM3 cuma Rp. 200/30 detik
* Nelpon dari StarOne SLJJ ke Matrix, Mentari & IM3 cuma Rp. 500/30 detik


Kelebihan dan keuntungan StarOne

* Gratis biaya abonemen untuk pemakaian bulanan diatas atau sama dengan Rp.100.000
* Gratis 20 SMS saat mengaktifkan kartu perdana
* Nikmati paket internet 1 GB cuma Rp. 150 ribu /bulan



Semoga internet murah untuk rakyat akan segera terwujud dengan hadir nya starone di Bandung

rekan2 yang sudah pake starone bagi2 dong info nya !


rgds,


me

Flexi, Esia, StarOne, Fren, Smart, atau yang lain ?

Sebuah e-mail dari pengakses Weblog [theGadget!] masuk ke Inbox saya. Rekan yang berdomisili di Jakarta itu menulis: “Saya ingin migrasi total dari GSM ke CDMA. Bagusnya pilih layanan yang mana? Flexi, Esia, StarOne, atau Fren?”

Keempat layanan tersebut menggunakan teknologi CDMA2000 1x. Namun meski teknologinya sama, tapi ada di antaranya yang memiliki lisensi berbeda. Telkom (Flexi), Bakrie Telecom (Esia) dan Indosat (StarOne) memiliki lisensi fixed-wireless access (FWA), sedangkan Mobile-8 (Fren) berlisensi seluler.

Apa bedanya? Lisensi FWA menggunakan penomoran telepon biasa yakni menggunakan kode are misalnya 021 untuk Jakarta, sedangkan seluler mengikuti kaedah penomoran seluler lainnya yakni awalan 08xx. Itu artinya, layanan FWA tidak bisa dibawa-bawa ke luar kota –kecuali sementara mau diganti nomor baru setempat, sedangkan layanan seluler bisa dibawa ke mana-mana sepanjang ada layanan dan jaringannya di situ.

Perbedaan lisensi ini juga berdampak pada tarif. Tarif CDMA FWA relatif murah mengikuti penarifan telepon biasa (fixed-line) (lihat tarif Flexi, Esia, StarOne), sedangkan CDMA seluler mengikuti tarif layanan GSM pada umumnya (lihat tarif Fren) — karena operator harus bayar BHP frekuensi dan lain sebagainya, sementara operator FWA tidak perlu.

Jadi Anda tinggal memilih. Kalau lebih banyak berada di dalam kota, sebaiknya pilih Flexi, Esia atau StarOne. Namun jika Anda sering ke luar kota, misalnya hampir tiap bulan, mungkin Fren lebih tepat untuk Anda.

Saya sendiri saat ini menggunakan Flexi (jatah dari kantor sih), tapi minggu depan mau segera ganti ke Esia. Bukan apa-apa. Bukan karena Esia lebih murah, tapi karena di rumah saya di Pondok Aren (berbatasan dengan Bintaro Jaya Sektor IX) sinyal Flexi sering hilang-hilang timbul.

Kenapa? Secara teknis, Esia yang nangkring di frekuensi 800 Mhz memang jauh lebih kuat sinyalnya dibanding Flexi yang menghuni frekuensi 1900 MHz (yang sebentar lagi juga sudah harus pindah karena frekuensi tersebut adalah jatahnya 3G GSM: W-CDMA/UMTS).

Namun, berbeda dengan rekan yang mengirim e-mail di atas, saya tidak mematikan nomor GSM saya — setidaknya untuk saat ini, tapi lebih sering saya gunakan untuk menerima telepon dan SMS saja. Soalnya nomor ini sudah terlanjur tersebar. [G!]

15 Top Blog Marketing Tips

- By: Chris Taylor

1. Place all your feeds on the following website and the directories listed on this page - http://www.rss-feeds-directory.com/blog_lists.html

2. For fast inclusion into yahoo, get yourself a "my yahoo" page - http://my.yahoo.com/ and place your rss feed on that page.

3. Have a link which allows other people to put your rss feed on their own "my yahoo" page. See "my yahoo" for details.

4. For fast inclusion to msn, also open a "my msn" account and add your rss feed to that page.

5. Place your blog on all the major search engines - http://www.thewebtrafficco.com/search_engine.html

6. Join this site and add your blog (free) - http://www.BlogExplosion.com

7. Ping your blog after every post at - http://pingomatic.com/

8. Place a "blogroll" on your blog using - www.blogrolling.com

9. Make a blog post at least every day or less. Why? - http://www.feedforall.com/why-use-rss.htm If you don't think you can write enough content on a daily basis, there are many free articles out there you can use.

10. Invite other editors/writers or webmasters to write on your blog as co-editors. Make sure you allow them to include their "resource box" at the bottom of each post and set up an "about our editors" page.

11. Place a link and description to your blog on all your websites, out going emails and any autoresponder courses you have set up.

12. Announce your blog at forums you currently use/participate in.

13. Place informative responses in the "comments" box of other highly trafficked blogs in your field of business.

14. Once you have 10 to 15 posts on your blog, announce it with a press release.

15. Download this free rss marketing ebook by top Rss expert, ‘Rok Hrastnik’ - http://www.rss-feeds-directory.com/rss_the_business_case.zip

Easy and effective blog marketing tips to achieve high traffic results.

Chris Taylor – helping web based business achieve unique distinction & maximum growth by building "life-time, client based relationships” - http://www.web-traffic-review.com/increase-web-traffic

Copyright © CATDynamics - Catdynamics.com 2005.

Perubahan Iklim akan Pengaruhi Target MDG's


Jumat, 28 September 2007

Perubahan iklim dan bencana alam berpengaruh besar pada pencapaian tujuan millenium development goals (MDGs) yang telah disepakati Indonesia dan bangsa-bangsa lain di dunia pada 2015.

"Banyak hal yang cukup menonjol akhir-akhir ini memengaruhi ketersediaan air dan energi, kesehatan, keanekaragaman hayati, dan pertanian atau pangan Indonesia," jelas Kepala LIPI Umar Anggara Jenie, di Jakarta, kemarin.

Umar mengatakan pembahasan para ilmuwan mengenai topik-topik krusial dalam forum tersebut diharapkan mampu memecahkan masalah bangsa yang semakin nyata saat ini, mengingat Laporan millenium development goals (MDGs) Asia Pasifik menunjukkan skor negatif kepada Indonesia.

Indonesia ditempatkan dalam kategori terbawah bersama Bangladesh, Laos, Mongolia, Myanmar, Pakistan, Papua Nugini, dan Filipina dalam indeks kemajuan maupun dalam status terakhirnya.

Dari 23 indikator dalam tujuh sasaran MDGs enam di antaranya masuk kriteria mundur yaitu garis kemiskinan, kekurangan gizi, kerusakan hutan, emisi karbon dioksida, air bersih perkotaan, dan sanitasi di perdesaan.

Umar mengharapkan KIPNAS IX yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 20-23 November 2007 mampu memberikan alternatif solusi permasalahan dampak pemanasan global dan perubahan iklim pada lima bidang, yaitu air, energi, pertanian, kesehatan dan keanekaragaman hayati.

Di samping itu, KIPNAS IX diharapkan juga dapat mendorong kegiatan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi, terjalinnya kerja sama antarkeahlian, terekamnya data yang berkaitan dengan perkembangan iptek terkini dan tersusunnya rekomendasi ilmiah. "KIPNAS akan memberikan rekomendasi untuk pertemuan internasional perubahan iklim yang akan diselenggarakan di Bali nanti," tambahnya.

REDD akan terganjal

Sementara itu, optimisme Indonesia agar isu REDD (reduction emission from deforestation and forest degradation) mencuat di COP-13 UNFCCC Bali akan mudah tersandung buruknya tata kelola hutan. Dalam dekade 1990-an persoalan kehilangan hutan tropis akibat pembalakan liar, korupsi di sektor kehutanan, dan minimnya penegakan hukum belum tuntas sampai hari ini.

Direktur Program Iklim dan Energi WWF Eka Melisa pesimistis negara-negara maju akan mengikuti negosiasi untuk pengurangan emisi dari deforestasi di negara berkembang REDD jika persoalan tadi belum dibenahi. "Isu hutan kita selama ini adalah governmental, karenanya pembenahan secara governmental yang nantinya akan dibeli negara maju," ungkapnya seusai diskusi perubahan iklim dan konsekuensinya di Jakarta, Rabu (26/9).

Eka yakin, agenda tentang deforestasi tidak akan tenggelam selama pertemuan Bali di akhir tahun ini. Bersanding dengan tiga agenda lain seperti dorongan untuk transfer teknologi, kilas balik Protokol Kyoto untuk mandat baru pasca 2012 (masa kedaluwarsa Protokol Kyoto), dan mendorong target emisi industri di negara maju dalam Adhoc Working Groups.

Hanya saja kerusakan hutan Indonesia akan menjadi beban politik tersendiri. Selain itu, skema pengurangan deforestasi saat ini masih terlalu teknis. Baru membicarakan definisi deforestasi dan negara-negara mana yang memiliki cadangan hutan. "Belum sampai ke persoalan financing (pendanaan) yang sudah diributkan di mana-mana."

(Ccr/*/H-1)

Sumber : Media Indonesia (28 September 2007)